February 27, 2024
5 Cara Meracik Kopi di Rumah Agar Tetap Menyehatkan Tubuh

5 Cara Meracik Kopi di Rumah Agar Tetap Menyehatkan Tubuh

5 Cara Meracik Kopi di Rumah Agar Tetap Menyehatkan Tubuh

Kopi adalah minuman yang banyak disukai orang karena rasanya yang nikmat dan aromanya yang menggugah. Namun, apakah Anda tahu cara meracik kopi yang sehat dan enak? Ternyata, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyeduh kopi agar kandungan antioksidan, nutrisi, dan senyawa lainnya dalam kopi dapat memberikan manfaat maksimal untuk kesehatan tubuh.

Berikut adalah 5 cara meracik kopi di rumah agar tetap menyehatkan tubuh, seperti dilansir dari berbagai sumber:

1. Jaga Kopi Agar Tetap Segar

Kualitas kopi sangat dipengaruhi oleh kesegaran biji atau bubuk kopinya. Jika Anda membeli kopi bubuk, sebaiknya batasi jumlahnya dan lebih baik dibeli dalam skala kecil, untuk menjaga kesegaran dan kualitas bubuk kopi agar tidak terlalu lama tersimpan di dalam wadah. Selain rasa kopi jauh lebih kuat, manfaat untuk kesehatannya juga lebih baik, dibandingkan bubuk kopi yang sudah disimpan lama di dalam lemari.

Selain itu, pastikan gunakan wadah atau container yang tertutup rapat dan kedap udara untuk menyimpan bubuk kopi. Organisasi National Coffee Association of USA sendiri merekomendasikan orang-orang untuk menyimpan kopi di wadah kedap udara, yang bagian tutupnya rapat dan disimpan di dalam suhu ruangan yang tidak terkena sinar matahari langsung.

2. Perhatikan ‘Golden Ratio’

Jika berniat menyeduh kopi sendiri di rumah, Speciality Coffee Association menyarankan orang-orang untuk mempelajari Golden Ratio. Sejenis takaran untuk membuat secangkir kopi yang enak, dan tidak berlebihan. Golden Ratio ini meliputi 2 sendok makan bubuk kopi setara 30 gram, kemudian dengan 180 ml air panas. Racikan ini lah yang dinilai paling pas dan sehat, karena tidak berlebihan.

Meski untuk mendapatkan kandungan antioksidan yang lebih tinggi dari kopi, orang-orang harus minum kopi sebanyak 3-4 cangkir per harinya. Namun semuanya kembali pada kondisi tubuh dan kebutuhan masing-masing.

3. Pilih Metode Cold Brew

Kopi yang diseduh dengan metode cold brew jauh lebih rendah keasamannya hanya sekitar 65% saja dibandingkan dengan kopi panas lainnya. Ahli gizi Npur Zibdeh mengungkapkan bahwa cold brew akan lebih bernutrisi dibandingkan dengan kopi hangat yang biasa. Cold brew juga memiliki efek yang lebih nyaman dan tidak menyebabkan gangguan pada perut seperti mulas atau kram perut yang disebabkan oleh kopi biasa lainnya.

Tetapi bukan berarti tak bisa dinikmati secara hangat, cold brew juga diperbolehkan untuk dihangatkan jika ingin kopi yang lebih panas. Cara membuat cold brew sendiri cukup mudah. Cukup rendam bubuk kopi dalam air dingin selama 12-24 jam di dalam lemari es. Kemudian saring dan nikmati.

4. Hindari Gula dan Krim

Memasukkan banyak gula dan krim ke dalam kopi akan memberikan efek negatif terhadap kesehatan. Pasalnya, gula dengan fruktosa yang tinggi terkait dengan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes. Sedangkan krim mengandung lemak jenuh dan kalori yang tinggi yang bisa meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung.

Jika kopi tanpa gula dan krim terasa tidak nikmat, gunakan pemanis alami seperti stevia sebagai bahan pengganti gula. Sedangkan untuk pengganti krim, Anda bisa menggunakan susu nabati seperti susu almond atau susu kedelai yang lebih rendah lemak dan kalori.

5. Minum Kopi Pada Waktu Yang Tepat

Kapan waktu terbaik untuk minum kopi? Menurut penelitian, waktu terbaik untuk minum kopi adalah antara pukul 10:00 hingga 12:00 siang atau antara pukul 14:00 hingga 17:00 sore. Pada waktu-waktu ini, kadar kortisol atau hormon stres dalam tubuh sedang rendah sehingga minum kopi bisa memberikan efek positif seperti meningkatkan energi, fokus, dan mood.

Sementara itu, waktu-waktu yang harus dihindari untuk minum kopi adalah antara pukul 06:00 hingga 09:00 pagi atau setelah pukul 18:00 malam[. Pada waktu-waktu ini, kadar kortisol dalam tubuh sedang tinggi sehingga minum kopi bisa mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Akibatnya, Anda bisa mengalami insomnia, kecemasan, atau penurunan imunitas.

Kesimpulan

Kopi adalah minuman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi dengan cara yang tepat. Beberapa cara meracik kopi di rumah agar tetap menyehatkan tubuh adalah menjaga kesegaran kopinya, memperhatikan takaran seduhnya, memilih metode cold brew, menghindari gula dan krim, serta minum pada waktu yang tepat. Dengan begitu, Anda bisa menikmati rasa dan aroma kopinya tanpa khawatir akan efek sampingnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *